Jenis Pesawat Pembom Strategis
Pembuat Convair
Penerbangan Perdana 11 November 1956
Diperkenalakan 15 March 1960
Diberhentikan 31 January 1970
Pengguna United States Air Force
Jumlah Pesawat 116
Biaya US$12.44 million
Mampu terbang secepat peluru dan sanggup menembus pertahanan udara Uni Soviet bukanlah jaminan kedigdayaan sebuah pembom. Hal ini tercermin dalam B-58 Hustler, yang pernah ditakuti Kremlin pada era 1960-an.
B-58 Hustler merupakan salah satu pesawat tercanggih pada eranya. Bagaimana tidak ? Posturnya sudah dirancang secanggih mungkin. Memiliki sayap delta dan mampu terbang secepat peluru. Ia bisa melesat 2.575 km/jam, atau lebih dari dua kali kecepatan suara. Di tahun 1960-an, tak ada satupun peswat yang dapat menandinginya. Tetapi sebelum tugas utamanya membom Uni Soviet dilakukan, namanya sudah keburu dicoret dari daftar pembom strategis AS.
Padahal, diantara jajaran pesawat tempur/pembom AS, usianya masih belia. Belum lebih dari 10 tahun. Atrategic Air Command sebenaranya sangat mengagumi kemampuannya menembus pertahanan udara Uni Soviet. Namun para pejabat disana selalu menekuk muka jika harus menghitung biaya operasi rutinnya. Yang 1 jam terbangnya kira-kira sama dengan empat jam biaya operasi pembom konvensional B-47 Stratojet.
Lebih dari itu, di tengah segala kehebatannya, pesawat ini juga kerap tiba-tiba kehilangan tenaga. Dalam masa pengabdiannya yang begitu singkatitu saja total sudah 26 pesawat jatuh. Umumnya terjadi saat pesawat tengah bersiap unjuk kebolehan. Ketika pilot sedang menggeber dapur pacu baik pada saat menanjak, menukik maupun melesat datar mesin sering mendadak mati. Atau, kadang sistem hidrolik tiba-tiba macet. Kalau sudah begini tidak ada satu cara pun untuk menyelamatkannya Tinggalkan pesawat dan bailout!
Alhasil, daripada terus-terusan mengancam nyawa pilot yang rata-rata adalah pilihan, SAC pun mengambil langkah drastis. Mencoret pesawat bermesin empat ini dari dari daftar jajaran pembom strategis AS. Sebuah keputusan yang sangat menyakitkanterutama jika mengingat bahwa Convair telah bersusah payah merancang, bahkan ,mengantungi kontrak pembuatan sampai 116 unit.